Bulan Ramadhan merupakan ladang bagi umat muslim untuk bisa mendapatkan pahala berkali-kali lipat. Banyak sekali amalan yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan ini. Bahkan, di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan terdapat malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan, yakni lailatul qadar.

Jika Anda sebagai orang tua ingin mengaqiqahkan anaknya di bulan Ramadhan, sangat direkomendasikan, karena bisa mendapat pahala berkali-kali lipat. Adapun Hukum Aqiqah di Bulan Ramadhan itu diperbolehkan.

Anda bisa menggunakan jasa aqiqah dari Pelangi Aqiqah, praktis dan tidak akan membuat Anda repot. Klik Daftar Harga untuk melihat paket yang tersedia, atau bisa langsung bertanya ke CS kami melalui nomor WhatsApp 0813-9000-0606 (Asiah).

Lanjut ke materi pembahasan, pada masa menstruasi atau haid yang menyebabkan tidak diperbolehkan mengamalkan amalan tertentu ketika haid. Dalam kitab fiqih Taqrib karangan Imam Abu Syuja’ disebutkan bahwa ada delapan amalan dan ibadah yang tidak boleh dilakukan ketika sedang haid.

Kitab tersebut menjelaskan amalan yang tidak diperbolehkan untuk wanita yang sedang haid diantaranya adalah shalat, puasa, menyentuh dan membawa mushaf.

Sebagai wanita tidak perlu bersedih, haid merupakan anugerah dari Allah untuk kaum wanita. Masih ada amalan-amalan lainnya di bulan Ramadhan yang bisa dilakukan ketika sedang haid. Berikut ini adalah 10 Amalan yang Dianjurkan Bagi Wanita Haid di Bulan Ramadhan :

Memberi Makan Orang yang Berbuka Puasa

program berbagi kebahagiaan pelangi aqiqah
Program Berbagi Kebahagiaan (Foto: Pelangi Aqiqah)

Menyiapkan dan memberi makan orang yang berbuka puasa merupakan salah satu peluang amal yang bisa dilakukan ketika wanita sedang haid. Bahkan dalam hadist Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dijelaskan bahwa, memberi makan bagi orang yang berbuka puasa, pahalanya sama dengan orang yang berpuasa tersebut.

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, dari Zaid bin Kholid Al Juhani. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Subhanallah, sungguh luar biasa pahala orang yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa. Sebagai info saja, bahwa Pelangi Aqiqah sedang membuka program Untuk Berbagi Kemudahan dalam Berbagi Berkah Selama Bulan Ramadhan, hanya dengan bersedekah 25.000/box Anda sudah berpartisipasi dalam program tersebut. Info selengkapnya silakan hubungi CS kami di nomor 0813-9000-0606 (Asiah).

Memperbanyak Istighfar Kepada Allah

Sebagai seorang manusia biasa tentu kita tidak akan pernah luput dari yang namanya kesalahan atau perbuatan dosa, baik itu secara sadar maupun tanpa kita sadari. Oleh karena itu, dianjurkan untuk selalu memohon ampunan dengan perbanyak membaca istighfar kepada Allah.

Salah satu bacaan istighfar adalah sebagai berikut :

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Aku minta ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia, Yang Hidup dan terus-menerus mengurus makhlukNya, dan aku bertaubat kepada-Nya. (HR. Abu Dawud 2/85, At-Tirmidzi 5/569, Al-Hakim)

Dalam salah satu riwayat hadist disebutkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam beristighfar lebih dari 70 kali dalam sehari :

وَاللَّهِ إِنِّى لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِى الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً

“Demi Allah, aku sungguh beristighfar pada Allah dan bertaubat pada-Nya dalam sehari lebih dari 70 kali.” (HR. Bukhari no. 6307).

Membaca istighfar untuk memohon ampunan kepada Allah boleh di amalkan untuk wanita haid.

Memperbanyak Dzikir

memperbanyak istighfar di bulan ramadhan
Memperbanyak Dzikir

Dzikir artinya mengingat Allah, salah satu amalan yang bisa dilakukan ketika sedang haid. Selain itu, dzikir juga memang dianjurkan untuk siapapun dan kapanpun. Ada banyak keutamaan berdzikir, salah satunya adalah kita akan diingat oleh Allah, seperti yang disebutkan dalam ayat,

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ

“Maka ingatlah pada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian.” (QS. Al Baqarah: 152).

Seandainya tidak ada keutamaan dzikir selain yang disebutkan dalam ayat ini, maka sudahlah cukup keutamaan yang disebut.

Berdoa Dengan Maksimal

Doa merupakan senjata orang mukmin. Hakikat berdoa adalah kita selalu bergantung kepada Allah, sehingga doa merupakan kebutuhan kita sebagai orang mukmin. Bulan Ramadhan penuh dengan keistimewaan yang menawarkan banyak sekali pahala dan ampunan.

Sehingga berdoa di bulan Ramadhan merupakan peluang yang sangat bagus bagi orang mukmin untuk berdoa, termasuk wanita haid.

Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ

“Tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Ta’ala selain do’a.” (HR. Tirmidzi no. 3370, Ibnu Majah no. 3829, Ahmad 2/362. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.)

Mendengar Bacaan Al-Qur’an

Ada perbedaan pendapat ulama mengenai hukum membaca Al-Qur’an ketika sedang haid. Namun, tidak ada larangan untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an saat haid. Kita akan mendapat rahmat Allah ketika mendengarkan bacaan Al-Qur’an.

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Dan apabila dibacakan Alquran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.” (Al-A’raf Ayat 204)

Membaca atau Mengamalkan Asmaul Husna

Amalan berikutnya adalah mengamalkan Asmaul Husna, bagi wanita yang haid dipebolehkan untuk membaca dan mengamalkan Asmaul Husna. Selain menambah pahala, mengamalkannya juga bisa mendatangkan banyak manfaat, salah satunya adalah membuka pintu rezeki.

Dalam asmaul husna ada beberapa nama yang menunjukkan bahwa Allah maha kaya, dan jika dibaca secara rutin niscaya pintu rezeki kita akan terbuka yaitu  al-mughni, al ghaniyyu, dan lainnya.

Memperbanyak Sholawat Nabi

Dikutip dari situs www.nu.or.id shalawat nabi secara harfiah berarti doa kita agar Allah menambahkan belas kasih dan keagungan kepada-Nya. Shalawat dan salam adalah permohonan rahmat Allah yang datang silih berganti untuk Nabi Muhammad SAW. Shalawat dan salam harus diniatkan sebagai salah satu bentuk tawasul kita kepada Allah dalam meluluskan hajat kita.

Jika kita bersholawat atas Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam maka Allah akan mengahpuskan 10 kesalahan dari kita dan ditinggikan 10 derajat. Sesuai dengan hadist yang berbunyi :

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطَيَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah bersholawat kepadanya 10 kali shalawat, dihapuskan darinya 10 kesalahan, dan ditinggikan baginya 10 derajat.” (HR. an-Nasa’i).

Bahkan dengan kita memperbanyak sholawat, maka pada hari kiamat akan mendapat syafaat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ حِينَ يُصْبِحُ عَشْرًا وَحِينَ يُمْسِي عَشْرًا أَدْرَكَتْهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku di pagi hari 10 kali dan di sore hari 10 kali, maka dia akan mendapatkan syafaatku pada hari kiamat.” (HR. at-Tabrani).

Memperbanyak Bersedekah

memperbanyak sedekah
Ilustrasi bersedekah

Allah mencintai orang dermawan dan menjanjikan bahwa sedekah tidak akan membuat miskin, malah justru semakin kaya. Sedekah dianjurkan di setiap waktu selagi kita mempunyai kelapangan baik tenaga, pikiran, maupun harta.

Namun, sedekah yang paling utama adalah di Bulan Ramadhan, sesuai dengan hadist berikut ini :

عَنْ اَنَسٍ قِيْلَ يَارَسُولَ اللهِ اَيُّ الصَّدَقَةِ اَفْضَلُ؟ قَالَ: صَدَقَةٌ فِى رَمَضَانَ

Artinya, “Dari Anas RA, sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Sedekah di bulan Ramadhan,’” (HR At-Tirmidzi).

Kita ketahui bahwa Rasulullah merupakan suri tauladan yang baik, beliau adalah orang yang paling murah hati. Namun di bulan Ramadhan, kemurahan hati Rasulullah SAW tampak lebih-lebih daripada di bulan lainya.

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ (أَجْوَدَ) مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ

Artinya, “Rasulullah SAW adalah orang paling murah hati. Ia semakin murah hati di bulan Ramadhan,” (HR Bukhari dan Muslim).

Mencari Ilmu

Sebagai orang yang beriman, mencari ilmu hukumnya adalah wajib. Ilmu merupakan kunci dari segala kebaikan, orang yang berilmu pasti rendah hati. Diantara banyaknya keutamaan mencari ilmu, yaitu Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)

Tidak ada ilmu tanpa amalan dan tidak ada amalan tanpa ilmu.

Membangunkan Orang Sahur

Jika sebelumnya sudah disebutkan bahwa menyiapkan dan memberi makan kepada orang yang berbuka puasa merupakan amalan yang besar pahalanya. Maka, membangunkan orang sahur juga termasuk amalan yang bisa dilakukan ketika sedang haid.

Hal itu dikarenakan, sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, bahkan walau seberat dzarrah pun kita akan mendapatkan balasan atas kebaikan tersebut.

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ * وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula” (QS. Az Zalzalah: 7-8).

Itulah 10 Amalan yang Dianjurkan Bagi Wanita Haid di Bulan Ramadhan, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada keluarga, sahabat dan teman Anda. Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, kebaikan sekecil apapun akan mendapat balasan atas kebaikan yang dilakukan.

Sebarkan ilmu, luaskan manfaat 😊

10 Amalan ini Dianjurkan Bagi Wanita Haid di Bulan Ramadhan
5 (100%) 4 vote[s]