Badan kesehatan dunia atau WHO menetapkan coronavirus disease (Covid-19) sebagai pandemi pada 11 Maret 2020. Artinya penyebaran epidemi sudah sampai ke berbagai negara melalui penularan lokal dan ditimbulkan di negara itu.

Di Indonesia, pemerintah daerah beberapa diantaranya sudah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap Virus Corona (Covid-19) pada wilayahnya masing-masing.

Pemerintah juga menghimbau masyarakat dalam menghadapi pandemi ini, dengan menghindari pertemuan yang melibatkan banyak orang dan menerapkan social distancing.

Lantas, bagaimana dengan pelaksanaan tasyakuran aqiqah ditengah pandemi Covid-19?

Solusi Aqiqah Ditengah Pandemi Virus Corona

Seperti yang kita ketahui bahwa pelaksanaan aqiqah dianjurkan pada hari ketujuh atau seminggu setelah kelahiran bayi. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist:

Dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda : “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.” [Shahih, Hadits Riwayat Abu Dawud 2838, Tirmidzi 1552, Nasa’I 7/166, Ibnu Majah 3165, Ahmad 5/7-8, 17-18, 22, Ad Darimi 2/81, dan lain-lainnya]

Akan tetapi, ditengah merabaknya pandemi ini, kita harus berusaha menjaga diri terutama sang buah hati dan keluarga. Juga dengan mengikuti apa yang telah pemerintah anjurkan, yaitu menghindari pertemuan yang melibatkan banyak orang.

Pelaksanaan tasyakuran aqiqah menjadi sebuah kekhawatiran orangtua ditengah merabaknya virus Covid-19. Kita sebagai orangtua tentu ingin mengikuti apa yang telah Rasulullah SAW anjurkan untuk melaksanakan aqiqah sesuai sunnah pada hari ketujuh. Namun, melihat situasi dan kondisi saat ini, orangtua harus memilih tindakan yang tepat demi kesalamatan bersama.

Solusi dari persoalan ini yaitu dengan menggunakan jasa aqiqah. Apabila dikhawatirkan adanya perkumpulan yang melibatkan banyak orang seperti dalam acara tasyakuran, orangtua bisa menggunakan paket nasi box atau bentop. Kemudian meminta penyedia jasa layanan aqiqah yang membagikannya kepada panti asuhan atau kepada fakir miskin.

Fakta yang perlu diketahui dalam situasi saat ini yaitu banyak panti asuhan dan fakir miskin yang sangat membutuhkan bantuan makanan. Sehingga melaksanakan aqiqah dengan menyalurkannya kepada panti asuhan atau fakir miskin menjadi peluang besar orangtua dalam beramal dan Insya Allah akan mendapatkan pahala yang besar.

Penyedia jasa layanan aqiqah yang bisa langsung menyalurkannya paket nasi box kepada panti asuhan atau fakir miskin adalah Pelangi Aqiqah. Dengan demikian, orangtua masih bisa melaksanakan aqiqah tanpa perlu cemas dan khawatir ditengah pandemi Covid-19 yang sedang terjadi.

Penyaluran Nasi Box ke Panti Asuhan oleh Pelangi Aqiqah

Semoga pandemi Virus Corona yang sedang terjadi saat ini bisa segera mereda dan kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT.

Pesan Aqiqah Online Dari Rumah

Pemerintah Indonesia sudah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk sebisa mungkin tetap berada di rumah. Mimin mendukung gerakan yang digalang oleh pemerintah tersebut, hal ini bertujuan untuk meminimalisir jumlah penularan dari Virus Corona (Covid-19).

Oleh karena itu, pemesanan aqiqah secara online dari rumah juga kami rekomendasikan demi keamanan dan kenyamanan bersama. Dengan demikian pelaksanaan aqiqah sesuai sunnah masih bisa tetap dilaksanakan tanpa perlu khawatir harus keluar dari rumah, sebab mulai dari proses penyembelihan hingga penyaluran, Pelangi Aqiqah siap membantunya.

Berikut adalah langkah-langkah pemesanan aqiqah secara online di Pelangi Aqiqah:

  1. Hubungi Sales Pelangi Aqiqah via WA 0812 – 2056 – 2056 / Klik Disini
  2. Sales akan mengirimkan price list paket aqiqah serta promo yang ada
  3. Setelah memilih paket aqiqah, lakukan pembayaran dengan metode transfer
  4. Paket aqiqah akan dikirim oleh Tim Operasional kami kepada Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa sesuai jadwal yang telah disepakati