Keuntungan Menggunakan Jasa Katering Aqiqah yang Profesional

Keuntungan Menggunakan Jasa Katering Aqiqah yang Profesional

Acara aqiqah bisa menjadi acara yang istimewa dengan adanya jasa profesional. Jasa katering tak hanya memiliki layanan paket makanan saja tapi juga prasmanan dan dekorasi. Daftar menu aqiqah juga akan bervariasi dan terjamin halal. Adanya jasa aqiqah bisa meringankan sehingga Bunda tidak perlu repot untuk menyiapkan sendiri.

Keuntungan Menggunakan Jasa Aqiqah Profesional

Saat baru melahirkan anak maka perlu banyak waktu untuk merawat bayi. Acara aqiqah sendiri utamanya pada hari ke-7 kelahiran. Biasanya keluarga akan membantu untuk pelaksanaan acara tersebut. Selain itu Bunda juga bisa menggunakan layanan aqiqah untuk memesan paket makanan maupun dekorasi.

Tentu saja menggunakan jasa profesional bisa mengeluarkan biaya lebih besar, namun ada banyak keuntungannya. Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan jasa katering aqiqah profesional.

Hewan Ternak yang Terjamin Kualitasnya

Jasa aqiqah profesional sudah menyediakan hewan ternak berupa kambing yang terjamin kesehatannya. Terdapat sertifikat kesehatan untuk hewan ternak tersebut. Jadi tidak perlu repot mencari hewan ternak sendiri yang belum tentu bagus kualitasnya.

Pilihan Menu Masakan yang Beragam dan Berkualitas

Memasak menu aqiqah sendiri bisa terbatas karena bukan koki profesional. Jika menyerahkan pada jasa katering maka ada daftar menu aqiqah yang beragam. Pihak jasa katering juga akan menjamin masakannya bersih, sehat, dan halal.

Ada Layanan Mencetak Kartu Ucapan dengan Foto

Pelanggan yang menggunakan jasa aqiqah profesional juga tak perlu repot mencetak kartu ucapan sendiri. Sudah ada layanan untuk mencetak foto dan ucapan di nasi box, kartu, dan juga tasnya.

Bisa Menghemat Waktu dan Tenaga

Menggunakan jasa katering berarti dapat menghemat waktu dan tenaga. Bunda tak perlu repot menyiapkan masakan dan juga kemasannya. Jasa katering akan memberikan paket lengkap berupa nasi, olahan daging, dan lauk pelengkap lainnya.

Layanan yang Lengkap dengan Tim Berpengalaman

Jasa katering aqiqah profesional akan memiliki layanan yang lengkap. Layanan tersebut mulai dari paket makanan, dekorasi, prasmanan, dessert, dan lainnya. Tim yang sudah berpengalaman akan mengerjakan layanan tersebut secara profesional.

Daftar Menu Aqiqah dari Jasa Profesional

Jasa katering untuk acara aqiqah memiliki daftar menu sendiri. Pelanggan bisa lebih dulu melihat daftar menu dan memilih mana yang sesuai. Tak hanya pilihan olahan daging kambing atau domba saja tapi juga ada berbagai lauk pendamping lainnya.

Beberapa pilihan menu untuk aqiqah dari jasa katering profesional antara lain.

Menu Olahan Daging Kambing atau Domba

Menu olahan daging kambing atau domba tak hanya berupa sate dan gulai saja. Di jasa katering ada berbagai menu lain seperti domba guling, krengseng, tongseng, asam manis, bulgogi, dan lainnya.

Menu Olahan Ayam

Sebagai pelengkap untuk lauk daging hewan aqiqah ada juga pilihan olahan ayam. Lauk ayam ini ada di beberapa pilihan paket tertentu. Beberapa contoh menu olahan ayam misalnya ayam lengkuas, ayam kremes, dan ayam goreng kabayan.

Menu Olahan Sayuran

Menu sayur untuk aqiqah juga tak hanya berupa acar saja. Untuk paket tertentu ada tambahan sayuran seperti kacang panjang, tumis buncis, dan cah jamur.

Pelangi Aqiqah sebagai jasa katering profesional menyediakan daftar menu aqiqah yang beragam. Tersedia berbagai paket pilihan mulai dari yang biasa sampai yang premium. Bunda bisa memilih mana paket aqiqah yang sesuai dengan kebutuhan. Saat memilih pertimbangkan terkait biaya serta apa saja masakan dan bonusnya. Pelangi Aqiqah memberikan banyak bonus termasuk undangan digital dan cetak foto ucapan.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Layanan Katering di Pelangi Aqiqah, jangan ragu untuk menghubungi admin kami di nomor 085606060505.

Apa Saja Menu Masakan untuk Aqiqah?

Apa Saja Menu Masakan untuk Aqiqah?

Hewan ternak untuk aqiqah berupa kambing atau domba. Daging dan tulangnya bisa menjadi menu yang bermacam-macam. Selain olahan daging, nasi box aqiqah juga berisi nasi dan lauk lainnya. Ini tergantung memesan jenis paket aqiqah yang mana. Jasa katering aqiqah memiliki beberapa pilihan paket dengan isi yang bervariasi. Bunda bisa mempertimbangkan lebih dulu terkait menu dan biayanya.

Menu Masakan untuk Aqiqah

Acara aqiqah salah satu prosesnya yaitu dengan membagikan masakan dari olahan daging ternak. Biasanya pembagian masakannya akan berupa nasi kotak. Jadi di dalamnya tak hanya ada olahan daging tapi juga makanan pelengkap lainnya.

Apa saja menu masakan untuk nasi box aqiqah? Berikut ini beberapa jenis masakannya.

Nasi

Nasi menjadi yang hampir selalu ada dalam masakan aqiqah. Olahan daging kambing cocok bersama dengan nasi putih. Jadi di dalam paket aqiqah akan menyertakan nasi di dalamnya.

Olahan Daging Kambing atau Domba

Masakan utama yang harus ada dalam masakan aqiqah yaitu olahan daging kambing atau domba. Selain daging, bagian lain juga bisa untuk masakan. Beberapa jenis olahan daging aqiqah misalnya gulai, sate goreng, krengseng, tongseng, bulgogi, domba guling, domba asam manis, dan lain-lain. Bunda bisa memilih beberapa menu dari jenis olahan kambing/domba tersebut.

Sayuran

Menu masakan yang lengkap tentunya ada sayuran. Adanya olahan sayuran dalam menu aqiqah bisa memberikan penyeimbang agar lebih sehat. Jenis menu sayurannya bisa berupa tumis buncis bakso, cah jamur tiram, atau kacang panjang tempe.

Acar

Acar juga merupakan menu pelengkap yang cocok bersama dengan masakan daging kambing/domba. Adanya acar bisa memberikan rasa segar ketika memakan olahan daging.

Ayam/Ikan

Selain olahan kambing dan domba, ada juga pilihan menu ayam dan ikan. Ini tergantung dari pilihan paketnya. Menu ayam bisa berupa ayam goreng kremes, ayam goreng lengkuas, atau ayam goreng kebayan.

Sambal Goreng Kentang/Perkedel Tahu

Lauk pendamping untuk paket makanan aqiqah bisa berupa sambal goreng kentang atau perkedel tahu. Ini merupakan lauk tambahan yang untuk jenis paket tertentu.

Selain menu makanan tersebut, ada juga tambahan berupa buah dan air minum. Air minumnya juga dapat bervariasi apakah air mineral biasa atau minuman manis. Semakin lengkap dan banyak isiannya tentunya akan memiliki biaya yang lebih besar. Tapi menggunakan jasa katering bisa lebih praktis dan menghemat tenaga.

Jasa Katering Nasi Box Aqiqah dengan Menu Premium

Masakan aqiqah kadang hanya berupa nasi dan juga olahan daging saja seperti gulai dan satai. Tentu hal tersebut boleh-boleh saja jika ingin yang sederhana. Namun jika ingin yang lebih istimewa dan bervariasi maka bisa memesan melalui jasa katering profesional. Layanan katering aqiqah memiliki beragam menu dengan tim yang profesional.

Selain nasi kotak lengkap, jasa katering juga akan menyediakan pernak-pernik lainnya. Bunda tidak perlu repot membuat kartu ucapan sendiri karena sudah ada dalam paket layanan. Saat memesan bisa memberikan informasi terkait foto dan ucapan yang ingin ada di nasi box. Ada juga tambahan seperti tas sablon.

Pelangi Aqiqah memiliki beragam pilihan paket mulai dari yang biasa sampai yang premium. Ada banyak bonus gratis yang bisa melengkapi nasi box aqiqah. Bonus gratis tersebut misalnya ganci/magnet, undangan digital, greeting card, dan hampers. Melalui Pelangi Aqiqah, Bunda akan mendapatkan paket makanan yang istimewa untuk acara aqiqah sang buah hati.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Layanan Katering di Pelangi Aqiqah, jangan ragu untuk menghubungi tim admin kami di nomor 085606060505.

Jadi Orang Tua Baru, Bunda Perlu Menyiapkan 5 Hal Ini

Jadi Orang Tua Baru, Bunda Perlu Menyiapkan 5 Hal Ini

Seorang anak menjadi berkah sekaligus tanggung jawab orang tuanya. Bagi muslim, mendidik anak agar menjadi soleh atau solehah merupakan suatu kewajiban. Saat anak baru lahir orang tua juga perlu melakukan aqiqah khususnya bagi yang mampu. Perlengkapan aqiqah sendiri bisa menggunakan layanan profesional sehingga lebih mudah. Nah, apa saja persiapan ketika baru memiliki anak? Simak penjelasan berikut.

5 Persiapan ketika Menjadi Orang Tua Baru

Saat baru memiliki anak pertama biasanya akan ada kekhawatiran karena belum berpengalaman. Orang tua awalnya perlu belajar agar bisa merawat sang buah hati. Ini tak hanya dari segi fisik atau materi namun juga terkait rohani dan juga mental. Bagi Bunda yang bersiap menjadi orang tua baru, perlu menyiapkan 5 hal berikut ini.

Ruang Tidur yang Nyaman

Saat anak masih baru lahir biasanya akan tidur bersama dengan sang ibu. Namun mereka tetap perlu memiliki tempat tidur tersendiri. Ketika agak besar bisa juga tidur di ruangan yang terpisah. Orang tua perlu menyiapkan tempat dan ruangan yang nyaman bagi bayi.

Pakaian dan Perlengkapan Bayi

Perlengkapan dan pakaian bayi juga perlu ada. Pakaian bisa menyesuaikan dengan jenis kelamin bayi. Perlengkapan untuk bayi misalnya botol minum, selimut, handuk, sabun mandi bayi, dan lain-lain. Siapkan secukupnya karena biasanya juga akan mendapat hadiah dari kerabat.

Keterampilan dalam Merawat Bayi

Orang tua baru perlu mempelajari cara merawat bayi dengan baik. Biasanya saat pertama perlu bantuan dari yang sudah berpengalaman seperti orang tua atau bidan. Bunda dan sang ayah bisa sama-sama belajar bagaimana cara memandikan, mengganti popok, memberikan minum, ataupun menggendong. Dapatkan informasi soal merawat bayi dari sumber yang terpercaya seperti buku dan ahli kesehatan.

Pembagian Tugas dengan Pasangan

Persiapan memiliki seorang anak tak hanya bagi ibu tapi juga bagi ayah. Kalaupun sang ayah yang bekerja maka tetap bisa memberikan dukungan dan bantuan. Lakukan pembagian tugas dengan baik terkait pekerjaan rumah tangga maupun perawatan bayi. Jika memang kerepotan dan sibuk maka bisa mempertimbangkan  menyewa asisten rumah tangga atau baby sitter.

Rencana Aqiqah Anak

Aqiqah menjadi sunnah bagi orang tua yang baru memiliki anak. Pelaksanaannya bisa mulai hari ke-7 kelahiran bayi. Jadi sebaiknya merencanakan aqiqah setelah kelahiran. Bunda tidak perlu repot menyiapkan perlengkapan aqiqah. Bunda bisa langsung memesan melalui jasa katering aqiqah baik itu terkait dekorasi, paket aqiqah, sampai kue pelengkapnya.

Perlengkapan Aqiqah dari Jasa Katering

Salah satu hal yang Bunda siapkan saat menjadi orang tua yaitu terkait dengan pelaksanaan aqiqah. Orang tua yang mampu secara finansial sudah seharusnya segera melaksanakan aqiqah untuk anaknya. Apalagi saat ini ada layanan aqiqah yang bisa membantu menyiapkan acara dan masakannya.

Bunda tidak perlu menyiapkan acara aqiqah sendiri. Jasa katering memiliki beberapa layanan seperti dekorasi, paket makanan aqiqah, prasmanan, dan lain-lain. Jika ingin sederhana maka bisa hanya memesan untuk paket makanannya saja. Biaya untuk pemesanan nasi box aqiqah ini tergantung dari pemilihan paketnya.

Bunda yang ingin merencanakan aqiqah bisa menggunakan jasa Pelangi Aqiqah. Kami menyediakan layanan dan perlengkapan aqiqah secara profesional. Bunda bisa mendapatkan banyak keuntungan dan kemudahan jika menggunakan layanan kami.

Apalagi ada banyak bonus gratis seperti greeting card untuk pelengkap paket makanan. Bunda bisa lebih dulu memilih paket mana yang sesuau selanjutnya bisa memesan baik secara offline maupun online.

Jika Bunda ingin berdiskusi lebih lanjut tentang Layanan Katering di Pelangi Aqiqah, silakan menghubungi admin kami di nomor 085606060505.

Tips Hilangkan Tantrum pada Anak Bunda

Tips Hilangkan Tantrum pada Anak Bunda

Tantrum pada anak menjadi hal yang perlu orang tua hadapi. Ketika anak masih kecil mereka bisa memberontak tanpa alasan yang jelas. Bagi muslim tentu perlu untuk mengajarkan agama pada anak sejak kecil. Pendekatan psikologis sekaligus agama bisa menjadi solusinya. Orang tua muslim sendiri juga perlu melakukan aqiqah untuk anak. Menu paket aqiqah bisa bervariasi jika menggunakan jasa katering profesional.

Cara untuk Menghadapi Anak yang Tantrum

Anak-anak antara usia 1 sampai 4 tahun umumnya belum mengembangkan kemampuan menghadapi frustasi. Anak dengan keinginan kuat dan perasaan dalam bisa menjadi lepas kendali. Apalagi kemampuan verbal komunikasi mereka belum berkembang baik. Itulah yang membuat mereka kadang mudah mengalami tantrum.

Apa yang harus orang tua lakukan saat anak tantrum? Berikut beberapa tips menghadapi anak tantrum.

Tetap Tenang

Anak tantrum bisa terjadi di mana saja, apa itu di rumah atau di tempat umum. Orang perlu tetap tenang ketika berhadapan dengan mereka. Ketika anak menangis, marah, dan berteriak maka orang tua tidak perlu membalas dengan teriakan juga. Bagi sebagian anak, reaksi paling efektif yaitu tanpa reaksi. Beri kenyamanan pada anak sampai mereka bisa tenang dan mampu berkomunikasi lebih baik tentang frustasinya.

Menciptakan distraksi

Ketika keluar atau melakukan perjalanan dengan anak maka perlu untuk membawa hal yang mereka sukai seperti camilan atau mainan. Saat anak tiba-tiba rewel atau tantrum maka Bunda bisa menciptakan distraksi. Untungnya anak memiliki rentang perhatian yang pendek. Ini membuat lebih mudah menarik perhatian mereka. Distraksi ini bisa membantu mencegah tantrum besar sebelum terjadi.

Mengidentifikasi pemicu

Anak mengalami tantrum biasanya karena apa yang mereka inginkan tidak terkabulkan. Orang tua perlu tahu apakah keinginan anak tersebut memang tidak bisa terkabul. Tentu tak semua keinginan anak harus terpenuhi. Mereka tidak boleh terlalu manja dan tahu batasan. Identifikasi penyebab tantrum mereka dan coba hindari sehingga tidak terjadi lagi. Misalnya anak yang selalu ingin beli mainan ketika melihatnya maka bisa memilih jalan yang tidak melewatinya.

Menciptakan ruang yang tenang

Lingkungan yang tenang juga bisa membantu agar anak juga ikut tenang. Orang tua juga perlu mencontohkan bagaimana mengendalikan emosi. Jangan mudah berteriak atau marah di hadapan anak.

Bagi Bunda yang muslim, pendekatan agama juga bisa untuk mengatasi anak-anak. Salah satunya dengan terus mendoakan anak dan mengajak anak beribadah bersama.

Saat anak baru lahir, jangan lupa untuk melakukan aqiqah terutama bagi yang mampu. Bunda bisa memesan menu paket aqiqah pada jasa katering. Ini akan membantu agar tidak terlalu repot apalagi sambil merawat bayi.

Menu Paket Aqiqah untuk Kelahiran Buah Hati

Jasa katering saat ini bisa membantu Bunda yang ingin melaksanakan aqiqah. Jadi tidak perlu repot menyembelih dan memasak sendiri untuk acara aqiqah. Bunda hanya tinggal memesan paket aqiqah dari jasa katering.

Katering khusus aqiqah memiliki menu yang bervariasi untuk olahan daging kambing dan domba. Paketnya sudah termasuk dengan nasi dan lauk pendamping seperti sayur, mie, kentang, dan lain-lain. Selain jenis menu yang bervariasi, penting juga memilih yang terjamin sehat, bersih, dan juga halal.

Pelangi Aqiqah bisa menjadi jasa katering pilihan dengan menu paket aqiqah yang berkualitas. Kami merupakan jasa profesional yang telah memiliki ribuan pelanggan. Tak hanya menu masakan yang terjamin, namun dari mulai perawatan dan pemilihan hewan juga terpercaya. Jadi percayakan acara aqiqah buah hati Bunda melalui katering Pelangi Aqiqah.

Bolehkah Aqiqah 1 Kambing untuk Anak Laki-laki?

Bolehkah Aqiqah 1 Kambing untuk Anak Laki-laki?

Bolehkah Aqiqah 1 Kambing untuk Anak Laki-laki?

Bagi muslim ada perintah untuk melakukan aqiqah berupa menyembelih kambing ketika baru memiliki anak. Aqiqah untuk anak laki-laki biasanya 2 ekor kambing, sedangkan anak perempuan 1 ekor kambing. Lalu, bagaimana jika hanya aqiqah 1 kambing untuk anak laki-laki? Aqiqah Bekasi murah bisa menjadi pilihan untuk penyelenggaraan sesuai syariah. Simak penjelasan lengkapnya berikut.

Aqiqah untuk Anak Laki-Laki

Kelahiran anak merupakan berkah bagi keluarga. Di Islam, ada sunnah untuk melakukan aqiqah yang merupakan penyembelihan hewan ternak. Hukum pelaksanaan aqiqah sendiri yaitu sunnah muakkadah.

Orang tua yang memiliki kemampuan bisa langsung menyelenggarakan saat anak masih bayi. Pelaksanaannya bisa pada hari ke-7, ke-14, ke-21, sebelum anak selesai menyusui, atau bisa juga saat usia 7 tahun.

Melakukan aqiqah selain penyembelihan hewan yang baik juga perlu memberikan daging yang sudah dimasak. Jika tak ingin memasak sendiri, bisa juga dengan menggunakan layanan katering aqiqah Bekasi murah yang telah berpengalaman.

Ada perbedaan jumlah hewan untuk aqiqah anak laki-laki dan perempuan. Sesuai dengan hadist, jumlah hewan aqiqah untuk anak laki-laki yaitu sebanyak dua ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan sebanyak satu ekor kambing. Lalu bagaimana jika aqiqah anak laki-laki hanya satu kambing?

Ternyata ada juga hadist lain yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah akikah Hasan dan Husain dengan satu ekor gibas atau domba. Para ulama pun memiliki perbedaan pendapat.

Ulama Syafi’iyah dan Hambali berpendapat bahwa sunnah untuk akikah anak laki-laki dengan dua ekor kambing. Namun tetap boleh akikah satu ekor kambing karena ada hadist yang menyatakan demikian. Sedangkan ulama Hanafiyah dan Malikiyah berpendapat jika akikah anak laki-laki sama dengan perempuan yaitu satu ekor hewan ternak saja.

Jadi bolehkah aqiqah 1 kambing untuk anak laki-laki? Pendapat yang lebih kuat mengungkapkan jika lebih utama jika aqiqah anak laki-laki dengan dua ekor kambing atau domba. Namun itu bukan menjadi syarat dari aqiqah. Jika seseorang tidak mampu maka boleh saja dengan 1 ekor kambing.

Jasa Katering Aqiqah Bekasi Murah

Pelaksanaan aqiqah anak laki-laki maupun perempuan perlu membagikan hasil masakan dari proses penyembelihan. Jadi perlu memasak lebih dahulu daging tersebut sebelum memberikannya pada orang lain.

Olahan daging kambing dan domba bisa sangat beragam, seperti gulai, tongseng, krengseng, daging asam manis, dan lain-lain. Memberikannya juga bisa dengan menambahkan masakan pelengkap lainnya seperti olahan sayur dan juga nasi.

Memasak sendiri untuk kebutuhan aqiqah bisa merepotkan apalagi baru memiliki bayi. Untungnya saat ini ada jasa katering aqiqah yang bisa membantu untuk menyediakan masakan dari olahan kambing atau domba. Jasa katering juga memiliki pilihan masakan dengan koki yang profesional.

Pelaksanaan aqiqah sendiri perlu sesuai dengan syariat Islam apakah itu untuk anak laki-laki atau perempuan. Bunda bisa bertanya lebih dulu pada jasa katering aqiqah terkait dengan penyediaan dan pengolahan hewannya. Oleh karena itu penting untuk mencari jasa katering yang juga paham terhadap pelaksanaan yang sesuai syariat.

Aqiqah Bekasi murah bisa melalui jasa katering Pelangi Aqiqah. Layanan katering kami akan menyajikan makanan aqiqah sesuai dengan kaidah syariat agama, aman, sehat, utuh, dan juga halal. Penyediaan hewan aqiqah juga dengan perawatan yang baik serta pemeriksaan kesehatan.

Apalagi jasa kami sudah berpengalaman selama 10 tahun dengan ratusan ribu pelanggan. Jadi Bunda tak perlu ragu untuk segera memesan secara offline maupun online di katering Pelangi Aqiqah.

Paket Aqiqah Bogor: Pilihan Terbaik untuk Merayakan Moment Spesial

Paket Aqiqah Bogor: Pilihan Terbaik untuk Merayakan Moment Spesial

Aqiqah bermakna sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran sang buah hati. Bogor, sebagai salah satu kota di Indonesia yang memiliki mayoritas penduduk muslim, memiliki banyak layanan aqiqah, salah satunya Pelangi Aqiqah. Pelangi Aqiqah adalah sebuah layanan yang menyediakan paket-paket aqiqah lengkap, membantu orang tua dalam melaksanakan aqiqah anak dengan mudah.

Layanan aqiqah dari Pelangi Aqiqah menyediakan beragam pilihan paket sesuai dengan kebutuhan dan budget. Untuk paket aqiqah komplit dimulai dari 2 juta, tersedia juga paket untuk prasmanan. Hewan yang diaqiqahkan tentunya juga sudah memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti sehat, berkualitas, dan sesuai dengan tuntunan agama.

Salah satu keuntungan menggunakan layanan aqiqah Bogor dari Pelangi Aqiqah adalah kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan. Orang tua tidak perlu repot mencari hewan aqiqah, melakukan pemotongan, atau memproses daging sendiri. Semua proses ini akan ditangani oleh pihak Pelangi Aqiqah, sehingga orang tua dapat fokus pada momen bahagia kelahiran anak.

Memilih Jasa Aqiqah Terpercaya

Bagi masyarakat Bogor yang ingin melaksanakan aqiqah, dapat dengan mudah menemukan layanan aqiqah yang terpercaya dan berpengalaman yaitu dari Pelangi Aqiqah. Pelangi Aqiqah sudah beroperasi lebih dari 5 tahun, dan sudah banyak orang tua yang merasakan kemudahan dalam melaksanakan aqiqah, lalu sudah bersertifikat Halal MUI.

Untuk lokasi Pelangi Aqiqah berada di Ruko Cimanggu Grande, Tanah Sareal, Bogor. Untuk pemesanan ataupun pertanyaan lebih lanjut bisa langsung menghubungi Customer Service Pelangi Aqiqah melalui WhatsApp (klik di sini).

Dengan menggunakan layanan aqiqah Bogor dari Pelangi Aqiqah, orang tua dapat menjalankan aqiqah dengan mudah dan memastikan proses yang sesuai dengan tuntunan agama. Aqiqah menjadi salah satu momen penting dalam kehidupan seorang anak, dan dengan bantuan layanan aqiqah, kelahirannya dapat dirayakan dengan penuh sukacita dan berkah.

TATA CARA AQIQAH SESUAI SUNNAH

TATA CARA AQIQAH SESUAI SUNNAH

BOGOR, Pelangiaqiah.com – Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah.

Sudah tau kah para bunda/ayah tata cara melakukan aqiqah sesuai sunnah?

Nah, kalau belum Yuk, simak lebih lanjut ..

Sebelum mengetahui tata cara aqiqah sesuai sunnah , kita harus tau dulu apasih pengertian dari aqiqah dan asal mula aqiqah.

PENGERTIAN AQIQAH

Direktur Rumah Fiqih Indonesia Ustaz Ahmad Sarwat MA dalam bukunya Fiqih Aqiqah (Persepektif Mazhab Syafi’iy) menjelaskan pengertian aqiqah menurut Imam Abu Bakr al-Bakri ad-Dimyati (w. 1310 H) rahimahullah yakni Aqiqah secara bahasa maknanya adalah rambut yang ada di kepala bayi ketika lahir.

Adapun secara istilah aqiqah adalah hewan yang disembelih untuk sang bayi pada saat rambut bayi tersebut dipotong. Salah satu hikmah adanya syariat aqiqah adalah untuk menampakkan rasa kegembiraaan, kenikmatan dan menyebarkan nasab.

ASAL MULA AQIQAH

Upacara aqiqah sebenarnya bermula dari Millah Nabi Ibrahim Alaihisalam bersama anaknya Nabi Ismail As. Ketika Nabi Ismail berusia 13 tahun dan Nabi Ibrahim 96 tahun atas dasar wahyu Allah, Nabi Ibrahim menyuruh Nabi Ismail menyembelih seekor kambing yang digembalakannya sebagai penebusan terhadap diri Ismail (akikah).

Domba yang disembelih merupakan yang terbaik. Pada saat yang sama, Nabi Ismail dikhitan. Aqiqah disandarkan pada tradisi agung Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad SAW.

Disebutkan bahwa Nabi Ibrahim diperintahkan untuk mengkurbankan Ismail untuk Ibrahim sendiri kepada Tuhan lalu Ibrahim dan Ismail tunduk pada perintah Tuhan dengan sabar. Akhirnya penyembelihan Ismail dibatalkan oleh Allah dengan menyatakan bahwa kurban Ibrahim secara hakiki sudah diterima Allah SAW.

Kemudian Allah menganugerahkan tebusan atas Ismail dengan seekor domba besar. Mengapa Allah SWT memerintahkan Ibrahim untuk menyembelih Ismail dan kemudian membatalkannya?

Saat itu, Nabi Ibrahim hidup pada masa penyimpangan pemikiran manusia yang mengorbankan manusia kepada Tuhan yang disembahnya sebagai sesaji.

Di Mesir, gadis cantik dipersembahkan untuk Dewa Sungai Nil. Di Kana’an, Irak bayi dipersembahkan untuk Dewa Baal dan di Meksiko, darah dan jantung manusia dipersembahkan untuk Dewa Matahari dan di Jawa ada upacara pancamakara yakni pengorbanan darah manusia bagi Sang Bhumi. Karena itu, pada masa Nabi Ibrahim AS, Allah SWt mengajarkan kepada manusia bahwa tidak diperbolehkan jiwa manusia dan darahnya dikorbankan sebagai sesaji kepada-Nya. Lambang berkurban kepada Allah diganti dengan hewan ternak yang sempurna.

Wallahu A’lam

Baca Juga Contoh Undangan Aqiqah Lewat WA Bisa di Edit Lewat Hp

Berikut Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah Beserta Penjelasannya:

Memotong Hewan

Tata cara aqiqah terlebih dulu dengan menyembelih atau memotong hewan aqiqah. Bagi laki-laki dua ekor kambing dan bagi anak perempuan satu ekor yang persyaratannya sama dengan hewan kurban.

Hewan aqiqah boleh dengan kambing, sapi atau unta.

Namun umumnya Muslim di Indonesia memakai hewan kambing untuk aqiqah. Para ulama madzhab Syafiiy mensunnahkan bagi yang mengaqiqahi anaknya untuk ikut serta hadir menyaksikan proses penyembelihan hewan aqiqah. Sama seperti yang dilakukan pelangiaqiqah.com

Bagi penjagal hewan (penyembelih hewan) untuk membaca basmalah sebelum menyembelih aqiqah. Setelah membaca basmallah, kemudian membaca takbir (Allahu Akbar) dan disunnahkan pula membaca shalawat atas Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Memasak Daging Aqiqah

Jika pada perayaan kurban, dagingnya disunnahkan untuk disedekahkan sebelum dimasak. Sedangkan pada aqiqah, dagingnya dimasak terlebih dulu baru disedekahkan.

Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab menyebutkan mayoritas ulama syafiiyah mengatakan bahwa disunnahkan jangan membagikan daging aqiqah yang masih mentah, akan tetapi sebaiknya dimasak terlebih dahulu.

Membagikan dan Memakan Sebagian Daging Aqiqah

Daging aqiqah yang sudah dimasak disunnahkan dibagikan kepada tetangga sekitar sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran sang anak. Prinsip dasar dalam pembagian daging aqiqah sama seperti qurban. Siapa pun dia boleh menerimanya dan boleh ikut makan daging aqiqah tersebut.

Termasuk juga yang mengaqiqahi. Namun jika aqiqahnya adalah aqiqah yang sifatnya nadzar maka wajib disadaqahkan seluruh dagingnya kepada orang lain. Yang mengaqiqahi tidak boleh ikut makan daging aqiqah tersebut.  

Pembagian daging aqiqah yang sudah dimasak lebih afdhal diantarkan langsung masakan tersebut pada faqir miskinnya dari pada mereka undang datang ke rumah. Jika aqiqahnya termasuk aqiqah yang sunnah (bukan nadzar) maka disunnahkan bagi yang mengaqiqahi untuk mengambil bagian daging aqiqah tersebut.

Cara pertama bisa 1/3 untuk yang mengaqiqahi dan sisanya 2/3 untuk dishadaqahkan kepada siapa pun.

Atau cara kedua 1/3 untuk yang mengaqiqahi, 1/3 untuk Faqir Miskin dan 1/3 lagi untuk dihadiahkan kepada tetangga yang kaya raya.

Mencukur atau Memotong Rambut

Setelah penyembelihan hewan, selanjutnya upacara pemotongan rambut bayi dan diberikan nama yang sebaik-baiknya.

Pelaksanaan pemotongan rambut ini oleh Rasulullah SAW disunnahkan dilakukan pada hari ketujuh dari hari kelahiran. Hal ini menurut Jumhur Ulama memiliki status hukum sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dimutamakan (Semi wajib).

Mendoakan Bayi

Dalam madzhab Syafiiy selain ditahnik juga disunnahkan untuk mendoakan sang bayi yang baru lahir setelah ditahnik.

Hal ini dilakukan sebagaimana dulu Nabi SAW pernah mendoakan bayi yang baru lahir yaitu anaknya sahabat Abu Musa alAsyary. 

Oleh sebab itu dalam acara aqiqah biasanya sudah maklum diadakan pengajian atau pembacaan maulid Barzanji dan juga ada doa bersama. Hal ini boleh boleh saja dilakukan dan termasuk tradisi yang baik sesuai

dengan sunnah Nabi shalllallahu alaihi wasallam. Imam an-Nawawi (w. 676 H) rahimahullah dalam kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab menyebutkan bahwa: Disunnahkan untuk mentahnik bayi dengan kurma. Dari Abu Musa al-Asyary radhiyallahu anhu berkata: Aku membawa bayiku kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam dan beliau beri nama Ibrahim, beliau mentahniknya dan mendoakan keberkahan untuknya. (Hadits riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Memberi Nama Anak yang Baik

Para ulama Syafiiyah menganjurkan untuk pemberian nama bayi dilakukan pada hari ke 7. Yaitu bersamaan dengan aqiqah dan dicukur rambutnya. Namun diperbolehkan juga memberi nama bayi sebelum hari ke 7 atau bahkan setelah hari ke 7.

Namun yang afdhal adalah memberi nama bayi di hari ke 7. Imam an-Nawawi (w. 676 H) rahimahullah dalam kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab menyebutkan bahwa: “Para ulama Syafiiyah mengatakan: disunnahkan memberi nama bayi di hari ke 7, boleh juga sebelumnya atau sesudahnya.

Dari Samrah bin Jundub radhiyallahu anhu , sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Setiap bayi itu tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan aqiqah dihari ke 7, dicukur rambutnya dan diberi nama. (HR. Abu Dawud, atTirmidzi, an-Nasai, Ibnu Majah dan lainnya dengan sanad yang shahih).

Nahh, gimana bun? Sudah sesuai kah kita melaksanakan aqiqah nya? Komen dibawah yuk!

Pengalaman bunda apa yang didapat ketika ingin melaksanakan aqiqah?

Niat dan Doa Aqiqah Bahasa Arab Beserta Terjemahannya

Niat dan Doa Aqiqah Bahasa Arab Beserta Terjemahannya

Doa aqiqah merupakan doa yang dibaca ketika kita sedang melaksanakan aqiqah, baik itu aqiqah untuk diri sendiri maupun aqiqah anak. Doa adalah senjata kita sebagai umat muslim, dengan berdoa kepada Allah berarti kita meminta kepada sang Maha Kuasa, dan memang sudah seharusnya begitu.

Pada pelaksanaan aqiqah terdapat rukun aqiqah beserta ketentuannya, mengenai hal tersebut Pelangi Aqiqah sudah pernah membahasnya pada artikel sebelumnya. Jika Anda belum membacanya, kami menyarankan Anda untuk membacanya terlebih dahulu.

Baca Juga : Syarat Ketentuan Aqiqah Anak Laki-Laki dan Perempuan

Untuk pembahasan kali ini, sesuai dengan judul di atas, kami akan menguraikan informasi yang berkaitan dengan niat aqiqah dan doa aqiqah beserta terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Semoga bisa bermanfaat, khususnya sebagai pengingat bagi penulis.

Doa Aqiqah Pakai Bahasa Arab atau Daerah?

Mungkin di antara kita ada yang bertanya-tanya perihal pengucapan doa untuk aqiqah, apakah harus menggunakan bahasa Arab atau bahasa daerah. Mengenai hal ini, pada dasarnya tidak ada larangan berdoa dengan menggunakan bahasa lain selain bahasa Arab, seperti bahasa daerah juga diperbolehkan. Namun, hal yang harus diperhatikan yaitu, tetap mengedepankan adab-adab dalam berdoa, tentu tidak pantas jika kita berdoa secara asal-asalan.

Lalu mengenai hal ini ada pula yang berpendapat bahwa berdoa dengan bahasa Arab lebih utama daripada menggunakan bahasa lainnya. Namun permasalahannya, ada yang sekedar berdoa menggunakan bahasa Arab, namun belum memahami makna dari doa tersebut. Aqiqah sebagai salah satu ibadah sunnah muakkad yang syarat dan rukunnya sudah jelas perlu dilakukan dengan baik, begitu juga ketika akan mendoakan anak yang diaqiqahi.

Niat Aqiqah

Niat merupakan hal terpenting dalam ibadah, seperti yang pernah disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadist riwayat Bukhari, bahwa segala amal itu tergantung dari niatnya, dan kita akan mendapatkan sesuatu dari apa yang kita niatkan.

Tentu saja setiap niat kita dalam beribadah harus diniatkan karena Allah dalam mengharap ridho-Nya. Amal yang diniatkan bukan karena Allah, maka akan menjadi sia-sia.

Dikutip dari jawaban atas seorang penanya pada salafy.or.id, disunnahkan saat menyembelih binatang untuk aqiqah dengan membaca:

بِسْمِ اللهِ ، اللَّهُ أَكْبَرُ ، اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ ، هَذِهِ عَقِيقَةُ فُلاَن

Bismillah Allahu Akbar Allaahumma minka wa laka, haadzihi ‘aqiiqotu fulaan (Dengan Nama Allah, Allah adalah Yang Terbesar, Ya Allah ini dariMu dan untukMu. Ini adalah aqiqoh fulaan)

Penyebutan ‘fulaan’ itu diganti dengan nama anak yang diaqiqohi tersebut

Lalu bagaimana jika mengucap Bismilah saja tanpa melafadzkan niat saat menyembelih aqiqah ini dari anak tertentu?

Ibnul Mundzir menyatakan:

وإن نوى العقيقة ولم يتكلم به أجزأه إن شاء الله

Jika dia berniat aqiqoh dan tidak mengucapkannya maka yang demikian sudah cukup baginya InsyaAllah

(Tuhfatul Mauduud fii Ahkaamil Mauluud (1/93)).

Dari pernyataan Ibnul Mundzir tersebut dapat kita ketahui bahwa kalaupun seseorang hanya mengucap Bismilah saat menyembelih aqiqah tanpa melafadzkan niat bahwa aqiqah ini dari anak tertentu, maka yang demikian tidak mengapa.

Doa Aqiqah

Aqiqah merupakan sebuah ibadah yang ditujukan kepada Allah SWT sebagai wujud rasa syukur kita atas nikmat yang telah diberikan atas lahirnya sang buah hati. Pelaksanaan aqiqah hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan), waktu yang paling utama untuk aqiqah yaitu pada hari ketujuh atau seminggu setelah kelahiran bayi.

Baca Juga : Hukum Aqiqah dan Dalilnya Dalam Islam

Untuk aqiqah anak laki-laki menggunakan dua ekor kambing/domba dan aqiqah anak perempuan menggunakan satu ekor kambing/domba. Hewan yang digunakan dalam aqiqah harus dalam kondisi yang baik, tidak sakit atau cacat.

Teks Bacaan Doa Ketika Mencukur Bayi

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَللهم نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ, اللهم سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bismillâhirrahmânirrahîm. Alhamdulillâhirabbil ‘âlamîn. Allâhumma nûrus samâwâti wa nûrusy syamsyi wal qamari, Allâhumma sirruLlâhi nûrun nubuwwati RasuluLlâhi ShallaLlâhu ‘alaihi wasallam walhamduliLlâhi Rabbil ‘âlamin.

“Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Ya Allah, cahaya langit, matahari dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasululullah SAW, dan segala puji Bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

Teks Bacaan Doa Meniup Ubun-Ubun Bayi Setelah Dicukur

اللَّهُمَّ إِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Allâhumma innî u’îdzuhâ bika wa dzurriyyatahâ minasy syaithânir rajîm

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia dan keluarganya dari setan yang terkutuk.”

Teks Bacaan Doa Walimah Aqiqah

اللهم احْفَظْهُ مِنْ شَرِّالْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَأُمِّ الصِّبْيَانِ وَمِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ وَالْعِصْيَانِ وَاحْرِسْهُ بِحَضَانَتِكَ وَكَفَالَتِكَ الْمَحْمُوْدَةِ وَبِدَوَامِ عِنَايَتِكَ وَرِعَايَتِكَ أَلنَّافِذَةِ نُقَدِّمُ بِهَا عَلَى الْقِيَامِ بِمَا كَلَّفْتَنَا مِنْ حُقُوْقِ رُبُوْبِيَّتِكَ الْكَرِيْمَةِ نَدَبْتَنَا إِلَيْهِ فِيْمَا بَيْنَنَا وَبَيْنَ خَلْقِكَ مِنْ مَكَارِمِ الْأَخْلَاقِ وَأَطْيَبُ مَا فَضَّلْتَنَا مِنَ الْأَرْزَاقِ اللهم اجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ وَأَهْلِ الْخَيْرِ وَأَهْلِ الْقُرْآنِ وَلَا تَجْعَلْنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ الشَّرِ وَالضَّيْرِ وَ الظُّلْمِ وَالطُّغْيَانِ

Allâhummahfadzhu min syarril jinni wal insi wa ummish shibyâni wa min jamî’is sayyiâti wal ‘ishyâni wahrishu bihadlânatika wa kafâlatika al-mahmûdati wa bidawâmi ‘inâyatika wa ri’âyatika an-nafîdzati nuqaddimu bihâ ‘alal qiyâmi bimâ kalaftanâ min huqûqi rububiyyâtika al-karîmati nadabtanâ ilaihi fîmâ bainanâ wa baina khalqika min makârimil akhlâqi wa athyabu mâ fadldlaltanâ minal arzâqi. Allâhummaj’alnâ wa iyyâhum min ahlil ‘ilmi wa ahlil khairi wa ahlil qur`âni wa lâ taj’alnâ wa iyyâhum min ahlisy syarri wadl dloiri wadz dzolami wath thughyâni.

“Ya Allah, jagalah dia (bayi) dari kejelekan jin, manusia ummi shibyan, serta segala kejelekan dan maksiat. Jagalah dia dengan penjagaan dan tanggungan-Mu yang terpuji, dengan perawatan dan perlindunganmu yang lestari. Dengan hal tersebut aku mampu melaksanakan apa yang Kau bebankan padaku, dari hak-hak ketuhanan yang mulia. Hiasi dia dengan apa yang ada diantara kami dan makhluk-Mu, yakni akhlak mulia dan anugerah yang paling indah. Ya Allah, jadikan kami dan mereka sebagai ahli ilmu, ahli kebaikan, dan ahli Al-Qur’an. Jangan kau jadikan kami dan mereka sebagai ahli kejelekan, keburukan, aniaya, dan tercela.”

Rekomendasi Jasa Aqiqah

Bagi Ayah Bunda yang ingin melaksanakan aqiqah, kami merekomendasikan jasa layanan aqiqah dari Pelangi Aqiqah. Salah satu jaminan yang diberikan oleh Pelangi Aqiqah adalah kondisi hewan aqiqah yang sehat dan prima.

Kami selalu melakukan pengecekan rutin terhadap hewan aqiqah, pengecekan ini dilakukan juga oleh Dokter Hewan yang tentu merupakan orang ahli di bidang ini. Kebersihan kandang dan pakan ternak yang baik juga menjadi bagian dari perhatian kami demi menjaga kualitas hewan.

Selain itu, Pelangi Aqiqah juga mempunyai tim dapur yang dikomando langsung oleh Chef handal dan profesional yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia food and beverage. Dimulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, pengemasan, hingga makanan sampai ditangan konsumen dilakukan sesuai SOP yang menerapkan protokol kebersihan dan kesehatan.

Baca Juga: Aqiqah Anak di Pelangi Aqiqah? Ini Dia Keuntungannya

Kantor Pelangi Aqiqah berlokasi di Cimanggu, Kota Bogor. Untuk informasi lebih lanjut, Ayah Bunda bisa langsung menghubungi CS kami melalui WhatsApp klik di sini.

Hukum Aqiqah Sunnah atau Wajib? Ini Penjelasan dan Dalilnya

Hukum Aqiqah Sunnah atau Wajib? Ini Penjelasan dan Dalilnya

Hukum aqiqah anak laki-laki dan anak perempuan dalam Agama Islam adalah hal yang perlu kita ketahui sebelum mengaqiqahkan sang buah hati. Mengingat akan lebih afdol rasanya apabila kita melakukan suatu ibadah yang kita ketahui landasannya, minimal dasarnya terlebih dahulu.

Bukan tanpa alasan, tentu hal ini juga akan menambah rasa keyakinan kita dalam melakukan ibadah tersebut jika kita telah ketahui makna dan hikmah dari ibadah yang kita lakukan.

Untuk info saja, bagi Ayah dan Bunda yang ingin melaksanakan acara aqiqah tanpa harus repot dan pikir pusing alias terima beres, bisa menggunakan jasa dari Pelangi Aqiqah klik Daftar Harga untuk melihat paket yang tersedia, atau bisa juga langsung menghubungi CS melalui WhatsApp 0856 – 0606 – 0505 (Asiah).

Jika sebelumnya sudah dibahas mengenai Souvenir Aqiqah, maka pada kesempatan kali ini, Pelangi Aqiqah akan memberikan uraikan berisikan informasi yang berkaitan dengan hukum aqiqah dalam Islam beserta dalilnya, semoga bermanfaat.

Apa itu Aqiqah?

Pertanyaan ini mungkin akan muncul pada saat kita hendak mengaqiqahkan anak, sejatinya kita tahu bahwa aqiqah adalah ibadah yang dilakukan untuk bayi yang baru lahir. Namun, apa definisi aqiqah yang sebenarnya? Kami akan bahas secara singkat pengertian aqiqah.

Menurut bahasa aqiqah berasal dari kata ’aqqu (عَقُّ) yang mempunyai arti potong. Memotong dalam arti tersebut berarti memotong hewan aqiqah, baik berupa kambing /domba.

Sedangkan, menurut istilah sendiri aqiqah merupakan sebuah ibadah yang ditujukkan kepada Allah sebagai wujud rasa syukur kita sebagai orang tua, karena telah diberi karunia anak oleh Allah.

Ketentuan Hewan Aqiqah

Hewan yang dipakai untuk pelaksanaan aqiqah adalah menggunakan kambing atau domba, baik jantan maupun betina. Untuk aqiqah anak laki-laki memakai dua ekor kambing/domba dan anak perempuan satu ekor kambing/domba.

Tidak diperkenankan aqiqah menggunakan ayam, kelinci, atau burung. Lalu, apakah boleh jika aqiqah menggunakan selain kambing atau domba, misalnya seperti sapi atau unta?

Pendapat Yang Memperbolehkan

Pendapat dari jumhur ulama seperti mazhab Al-Hanafiyah, As-Syafi’iyah, dan Al-Hanabilah memperbolehkan aqiqah menggunakan hewan selain kambing atau domba, yaitu sapi atau unta. Di antara dasarnya karena sapi dan unta juga merupakan hewan yang biasa dipakai untuk ibadah, yaitu qurban dan hadyu.

Menurut pendapat Imam Ibnul Mundzir, terdapat salah satu hadist riwayat Bukhari yang menjelaskan bahwa pelaksanaan aqiqah hanya disebutkan hewan, tapi bukan hewan secara khusus, melainkan hewan secara umum, jadi boleh saja dengan selain kambing. Hadist tersebut berbunyi:

مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ فَأَهْرِيقُوا عَنْهُ دَمًا وَأَمِيطُوا عَنْهُ الْأَذَى

“Bersama bayi itu ada aqiqahnya, maka sembelihlah hewan, dan hilangkanlah gangguan darinya.” (HR. Bukhari)

Dikutip dari situs nu.or.id, diperbolehkan aqiqah menggunakan sapi, bahkan jika ada beberapa pihak dengan niat yang berbeda sekalipun. Misalnya, ada tujuh orang yang patungan membeli sapi, dari ketujuh orang tersebut yang tiga berniat untuk aqiqah, sedang yang lainnya berniat untuk berkurban, atau hanya sekedar mengambil dagingnya untuk dimakan ramai-ramai.

لَوْ ذَبَحَ بَقَرَةً أَوْ بَدَنَةً عَنْ سَبْعَةِ أَوْلَادٍ أَوْ اشْتَرَكَ فِيهَا جَمَاعَةٌ جَازَ سَوَاءٌ أَرَادُوا كُلُّهُمْ الْعَقِيقَةَ أَوْ بَعْضُهُمْ الْعَقِيقَةَ وَبَعْضُهُمْ اللَّحْمَ كَمَا سَبَقَ فِي الْاُضْحِيَّةِ

Artinya, “Jika seseorang menyembelih sapi atau unta yang gemuk untuk tujuh anak atau adanya keterlibatan (isytirak) sekelompok orang dalam hal sapi atau unta tersebut maka boleh, baik semua maupun sebagian dari mereka berniat untuk aqiqah sementara sebagian yang lain berniat untuk mengambil dagingnya untuk pesta (makan besar/mayoran),” (Lihat Muhyiddin Syaraf An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, Jeddah, Maktabah Al-Irsyad, juz VIII, halaman 409).

Pendapat Yang Tidak Memperbolehkan

Sebagian ulama mazhab Al-Malikiyah, Ibnu Hazm yang mewakili madzhab Dzahiri, dimana keduanya mengacu kepada ijtihad Aisyah radhiyallahuanha, bahwa aqiqah hanya boleh menggunakan kambing dan tidak boleh dengan sapi atau unta.

Di antara landasan mereka tidak memperbolehkan beraqiqah kecuali dengan kambing adalah sebagaimana yang diterangkan dalam riwayat berikut:

قِيْلَ لِعَائِشَةَ : ياَ أُمَّ المـُؤْمِنِين عَقَّى عَلَيْهِ أَوْ قَالَ عَنْهُ جُزُورًا؟ فَقَالَتْ : مَعَاذَ اللهِ ، وَلَكْن مَا قَالَ رَسُولُ اللهِ شَاتاَنِ مُكاَفِأَتَانِ

Dari Ibnu Abi Malikah ia berkata: Telah lahir seorang bayi laki-laki untuk Abdurrahman bin Abi Bakar, maka dikatakan kepada ‘Aisyah: “Wahai Ummul Mu’minin, adakah aqiqah atas bayi itu dengan seekor unta?”. Maka ‘Aisyah menjawab: “Aku berlindung kepada Allah, tetapi seperti yang dikatakan oleh Rasulullah, dua ekor kambing yang sepadan.” (HR. Al-Baihaqi)

Baca Juga : Syarat Ketentuan Aqiqah Anak Laki-Laki dan Perempuan

Aqiqah Wajib atau Sunnah?

Hukum aqiqah menurut jumhur ulama adalah sunnah muakkad (sangat dianjurkan), Al-Allamah Imam Asy-Syaukhani rahimahullah berkata dalam Nailul Authar (6/213): “Jumhur ulama berdalil atas sunnahnya aqiqah dengan hadist Nabi : “…berdasarkan hadist no. 5 dari ‘Amir bin Syu’aib.”

Waktu yang paling utama dalam melaksanakan aqiqah adalah pada hari ketujuh atau seminggu setelah kelahiran bayi. Hal ini berdasarkan dari hadist:

عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى »

Dari Samuroh bin Jundub, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, _“Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, digundul rambutnya dan diberi nama.”

(HR. Abu Daud no. 2838, An Nasai no. 4220, Ibnu Majah no. 3165, Ahmad 5/12. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Ketika sang buah hati lahir, maka aqiqah menjadi tanggung jawab yang dibebankan kepada sang ayah sampai anak menjelang usia baligh. Selepas mencapai usia baligh dan aqiqah belum dilaksanakan oleh ayahnya maka, sudah tidak ada lagi beban bapak untuk mengaqiqahkan anak yang sudah diusia baligh.

Namun, yang perlu digaris bawahi disini adalah, pelaksanaan aqiqah tidaklah wajib tapi sunnah muakkad (sangat dianjurkan) menurut pendapat jumhur ulama.

Lantas muncul sebuah pertanyaan, bagaimana jika anak sudah dewasa dan ingin beraqiqah untuk dirinya sendiri? Apa hukum aqiqah setelah dewasa? Untuk penjelasannya Anda bisa membacanya disini.

Baca Juga : Hukum Aqiqah Setelah Dewasa

Hikmah Aqiqah

Lalu apa hikmah yang kita dapat jika melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh? Dikutip dari rumahsyo.com, Murid Asy Syaukani, Shidiq Hasan Khon rahimahullah menerangkan:

“Sudah semestinya ada selang waktu antara kelahiran dan waktu aqiqah. Pada awal kelahiran tentu saja keluarga disibukkan untuk merawat si ibu dan bayi. Sehingga ketika itu, janganlah mereka dibebani lagi dengan kesibukan yang lain. Dan tentu ketika itu mencari kambing juga butuh usaha. Seandainya aqiqah disyariatkan di hari pertama kelahiran sungguh ini sangat menyulitkan. Hari ketujuhlah hari yang cukup lapang untuk pelaksanaan aqiqah.”

(Roudhotun Nadiyah Syarh Ad Duroril Bahiyah, Shidiq Hasan Khon, hal. 349, terbitan Darul ‘Aqidah, cetakan pertama, 1422 H.)

Bagaimana jika kita belum melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh? Sebagian ulama memperbolehkan untuk pelaksanaannya pada hari ke-14 (dua minggu setelah kelahiran bayi). Bila di hari ke-14 masih belum bisa juga, maka pelaksanaannya bisa di hari ke-21. Hal tersebut berdasarkan hadist:

قَالَ أَبُوْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـعَـقِـيْقَتةُ تُـذْبَحُ لِسَـبْعٍ وَلِأَرْبَعَ عَشَرَةَ وَلِإِحْدَى وَعِشْرِيْنَ

Dari Abu Hurairah r.a., Nabi saw. bersabda, “Aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh, atau keempat belas , atau keduapuluh satunya.”

(HR. Baihaqi dan Thabrani)

Rekomendasi Jasa Aqiqah Terlengkap

Bagi Anda yang tinggal di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), kami merekomendasikan jasa layanan aqiqah dari Pelangi Aqiqah yang berlokasi di Bogor.

Tidak perlu khawatir jika Anda yang tinggal di luar wilayah Bogor ingin memesan layanan jasa aqiqah dari Pelangi Aqiqah, Anda dapat menghubungi langsung CS-nya di nomor 0856 – 0606 – 0505 (Asiah).

shireen sungkar dan teuku wisnu
Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar menggunakan Jasa Pelangi Aqiqah untuk Cut Shafiyyah Mecca Al Fatih

Pelangi Aqiqah sangat memperhatikan setiap hewan yang diaqiqahkan dengan mengecek kesahatannya. Pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan oleh Dokter Hewan yang sudah berpengalaman di bidangnya. Selain itu, proses pengolahan daging juga dilakukan secara higienis. Dari mulai kebersihan yang selalu kami jaga sampai pemilihan bahan baku menjadi hal yang utama dalam menciptakan kualitas makanan.

Pelangi Aqiqah juga sudah berdiri lebih dari 5 tahun dengan tenaga kerja yang profesional. Kami sudah melayani lebih dari 10.000 konsumen dengan pelayanan maksimal, karena kepuasan konsumen lah yang menjadi prioritas kami.

Hikmah Aqiqah Anak Dalam Islam

Hikmah Aqiqah Anak Dalam Islam

Setiap amalan yang kita lakukan pasti ada hikmah maupun pelajaran yang bisa kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang kita masih belum mengetahui sebenarnya apa tujuan atau manfaat dari setiap amalan yang dilakukan.

Jika sebelumnya sudah dibahas mengenai Niat dan Doa Aqiqah Bahasa Arab Beserta Terjemahannya, maka pada kesempatan kali ini Pelangi Aqiqah akan menguraikan beberapa informasi yang berkaitan dengan hikmah aqiqah terhadap anak.

Pengertian Hikmah

Sebelum memasuki inti pembahasan, kita harus ketahui terlebih dahulu mengenai definisi dari apa itu hikmah? Dikutip dari hidayatullah.com, asalnya kata hikmah memiliki beberapa arti (lafazh musytarak). Diantaranya, dalam Lisan al-Arab, Ibn Manzhur menyebutkan hikmah itu al-qadha yang artinya memutuskan. Hikmah adalah kemampuan akal memahami hukum-hukum syari’ah dan meletakkan sesuatu tempat yang semestinya.

Hikmah: Pemahaman

Hikmah juga bermakna sebagai pemahaman Hal tersebut seperti yang ditunjukkan dalam ayat:

يَا يَحْيَىٰ خُذِ الْكِتَابَ بِقُوَّةٍ ۖ وَآتَيْنَاهُ الْحُكْمَ صَبِيًّا

Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak,

(QS. Maryam [19]: 12)

Pada ayat tersebut, Ibn Katsir menerangkan bahwa Kami memberikan kepada Yahya pemahaman, ilmu kesungguhan memenuhi panggilan kebaikan dan konsisten atasnya (Tafsir al-Qur’an al-Azhim).

Hikmah: Pengetahuan

Makna dari hikmah berikutnya yaitu pengetahuan, seperti yang disebutkan dalam ayat:

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ ۚ فَإِنْ يَكْفُرْ بِهَا هَٰؤُلَاءِ فَقَدْ وَكَّلْنَا بِهَا قَوْمًا لَيْسُوا بِهَا بِكَافِرِينَ

Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan kitab, hikmat dan kenabian Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya, maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan mengingkarinya.

(QS. Al-An’am [6]: 89)

Prof. Wahbah az-Zuhaili mengatakan, al-hukma dalam ayat tersebut berarti ilmu yang bermanfaat dan pemahaman terhadap agama. (Tafsir al-Munir).

Hikmah: Nasihat

Hikmah juga bisa bermaksud sebagai nasihat, seperti yang disebutkan dalam surah Al-Baqarah berikut:

وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللهِ عَلَيْكُمْ وَمَآأَنزَلَ عَلَيْكُم مِّنَ الْكِتَابِ وَالْحِكْمَةِ يَعِظُكُم بِهِ

Dan ingatlah nikmat Allah kepadamu yaitu Al-Kitab dan Al-Hikmah. Allah memberi pengajaran kepadamu dengan apa yang diturunkan-Nya itu.

(QS. Al-Baqarah [2]: 231)

Hikmah dalam ayat tersebut bermakna nasihat, seperti dikatakan ar-Razi mengutip pendapat al-Muqatil. (Tafsir Mafatih al-Ghaib).

Pengertian Aqiqah

Setelah diuraikan sebelumnya mengenai pengertian atau definisi dari hikmah, maka pada bagian ini akan diuraikan juga secara singkat tentang pengertian aqiqah.

Secara bahasa, aqiqah artinya memotong (al-qat’u). Makna dari memotong tersebut adalah memotong hewan aqiqah, seperti kambing atau domba. Tidak diperkenankan aqiqah menggunakan hewan seperti kelinci, ayam, burung.

Baca Juga : Syarat Ketentuan Aqiqah Anak Laki-Laki dan Perempuan

Sedangkan, menurut bahasa aqiqah adalah suatu ibadah yang ditujukkan kepada Allah sebagai bentuk rasa bersyukur atas nikmat dan karunia kelahiran bayi.

Untuk aqiqah anak laki-laki menggunakan dua ekor kambing/domba dan aqiqah anak perempuan menggunakan satu ekor kambing/domba. Waktu yang paling utama untuk melaksanakan aqiqah yaitu pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi.

الْغُلَامُ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ يُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَيُسَمَّى وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ

“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelih di hari ketujuh, diberi nama, dan dicukur kepalanya.“

(HR. Nasa’i 4149, Abu Daud 2837, Tirmidzi 1522, dan dishahihkan Al-Albani)

Hikmah Aqiqah

Masuk kedalam inti pembahasan, apa hikmah yang kita dapatkan dalam melaksanakan aqiqah? Hikmah aqiqah pada anak merupakan sebagai wujud taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah sekaligus bentuk rasa syukur atas karunia yang dianugerahkan Allah atas kelahiran sang buah hati.

Aqiqah juga sebagai wadah berbagi rasa kegembiraan dalam menjalankan syari’at Islam dengan bertambahnya keturunan orang Islam yang akan memperbanyak umat Rasulullah Shallalalhu ‘Alaihi Wasallam.

Selain itu, dalam aqiqah kita juga membagikan daging dari hewan aqiqah yang telah disembelih dengan ketentuan sudah diolah terlebih dahulu (matang). Masakan yang sudah matang tersebut bisa kita bagikan kepada tetangga, teman, sahabat, dengan demikian bisa memperkuat ukhuwah (persaudaraan) di antara masyarakat Muslim.

Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari ibadah aqiqah untuk anak-anak Muslim. Aamiin.